Legal Construction and Implications Related to Protection of Making Sex Tape with A Couple

  Selasa, 22 Juni 2021 - 11:04:11 WIB   -     Dibaca: 50 kali

Legal Construction And Implications Related To Protection Of Making Sex Tape With A Couple karya Mahasiswa FH Untag Surabaya Mriya Afifah Furqunia dengan Dosen Tomy Michael terbit pada Mimbar Keadilan Sinta 3 Volume 14 Nomor 2 Agustus 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peraturan perundang-undangan Indonesia yang memuat tentang perlindungan terhadap pembuat video mesra. Penelitian dilakukan dengan menganalisis Undang-Undang Pornografi, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Sistem Transaksi Elektronik serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi tentang Perlindungan Data Pribadi. Penelitian ini menemukan bahwa data/dokumen yang dibuat untuk diri sendiri dan kepentingan sendiri bukanlah hal yang dilarang oleh undang-undang dan justru harus dilindungi baik oleh tiap manusia maupun negara. Pembuatan video mesra ini termasuk dalam hak pribadi untuk menikmati hidup dan tidak boleh diganggu gugat. Aktivitas yang termuat dalam video tersebut bisa dari bergandengan tangan, berpelukan, berciuman hingga berhubungan badan yang dilakukan atas persetujuan. Oleh sebab itu jika terdapat pelanggaran terhadap hak seperti perolehan dan penyebarluasan tanpa persetujuan, pemilik data pribadi dapat mengajukan gugatan kerugian dan mengajukan permohonan untuk menghapus data tersebut. Tulisan lebih lanjut dapat klik http://jurnal.untag-sby.ac.id/index.php/mimbarkeadilan/article/view/4843.


Untag Surabaya || Fakultas Hukum Untag Surabaya || SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya